Share |
Jumat, 04 Maret 2011

Tawur Agung untuk Keselamatan Bangsa

Yogyakarta, Kompas - Ribuan umat Hindu dari wilayah DIY dan Jawa Tengah mengikuti upacara Tawur Agung Kesanga di Candi Prambanan, Senin (15/3).
Dalam ritual menyambut hari raya Nyepi tahun Caka 1932, mereka juga memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa.
Tawur Agung Kesanga ini dipimpin Ida Pedanda Sebali Tianyar. Upacara satu hari menjelang Nyepi ini bertujuan membersihkan alam dan diri manusia. Hadir dalam upacara ini Menteri Agama Suryadharma Ali dan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo.
Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Jawa Tengah I Nyoman Surahotta menuturkan, rangkaian perayaan Nyepi yang dimulai dari upacara Melasti, Tawur Agung, hingga catur brata penyepian bermakna luhur. Nyepi mengajarkan manusia kembali merenung dan mengevaluasi hubungannya dengan alam semesta, sesama manusia, dan dengan Sang Pencipta.
Berdasarkan ajaran itu, dalam upacara ini, umat Hindu juga menyampaikan doa bagi keselamatan bangsa. "Akhir-akhir ini, banyak bencana alam serta berbagai persoalan yang muncul karena kurangnya keharmonisan dan toleransi. Untuk itu, kami juga berdoa agar bangsa ini diberi keselamatan sehingga kondisinya akan semakin baik, penuh keharmonisan," katanya.
Suryadharma Ali dalam pidatonya juga berharap, perayaan Nyepi tidak berhenti pada seremoni belaka. Semangat Nyepi harus diimplementasikan sehingga berdampak bagi alam yang akhir-akhir ini semakin rusak akibat ulah manusia.
Pusat ibadah
Dalam kesempatan itu, Gubernur Jateng Bibit Waluyo menyatakan, melalui ritual Tawur Agung Kesanga, umat Hindu selama ini telah ikut menghidupkan Candi Prambanan. Karena itu, ia berharap, Candi Prambanan bisa menjadi pusat ibadah bagi umat Hindu berbagai wilayah.
Sekretaris Umum PHDI I Nengah Dana menyatakan, selama ini, umat Hindu yang berziarah ke Candi Prambanan di luar upacara Tawur Agung masih kerap kesulitan mendapat izin bersembahyang. Padahal sudah ada peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata yang mengizinkan kegiatan rohani di wilayah Candi Prambanan.
Pihaknya berharap, umat Hindu bisa lebih mudah mendapat akses bersembahyang di kawasan Candi Prambanan. (ARA)

0 komentar:

Posting Komentar